Selasa, 04 November 2014

Efek Nostalgia yang Tak Disengaja

MELEPASMU

Sekitar pukul 09.02, sambil berbaring santai di ruang tamu, Aku memutar radio. Sebenarnya rencana awal ingin melanjutkan tugas akhir S1ku, tapi Aku terjerembab mendengar sebuah lagu yang diputar d radio tersebut. Tak disangka, sebuah lagu masa lalu berdendang di radio tersebut. Sebut saja judul lagu tersebut yaitu "MELEPASMU". Sebuah lagu yang didendangkan oleh salah satu grup band Indonesia yang pada tempo itu sangat nge-booming sekali. Lagu tersebut juga Aku jadikan soundtrack kisah kasihku selama menjadi pelajar putih abu-abu dulu. Sesaat .. Aku teringat akan petualangan cinta monyetku dulu. hahaha. Dengan malu-malu, tapi Aku ingin menuliskannya di blog pribadiku ini. Sebuah media kesekian yang bisa Aku manfaatkan selagi Aku ingin menuliskan apapun yang sempat terlintas dalam benakku. So, for anybody else, sorry kalau keganggu ya. Hehe. 

Saatnya bernostalgia...
Tak ada bedanya dengan judul lagunya. Perjalanan cintaku pun tak bisa bertahan lama. Ya..biasalah, masih ABG itu maunya main-main doank. Tapi, kali ini, bukan Aku yang main-main melainkan Aku yang dipermainkan. Ceeillee.... yoyo kali dimainin. Jadi belum sempet kenal dekat aja, kita udah nggak sejalan. Tapi, ada untungnya juga sih, Aku bisa lepas dari si dia. Untungnya nih, Aku bisa belajar dari kesalahan bahwa pacaran semasa sekolah itu "Sumpah deh,,, nggak ada untungnya". Emang sih, bagi mereka yang cuma mikir "short term", punya pacar itu asyik. Ada yang ngajakin jalan, kemana-mana nggak sendirian, ada yang nelponin, ada yang nge-sem-es-in, ada yang ngebeliin pulsa, ada juga yang diajak curhat, bahkan ada yang nraktir setiap makan. Ingat, awal-awalnya gitu, tapi lama-lama, nggak juga. Lagi pula, kan masih ada keluarga, Mama, Papa, saudara, sahabat, dan yang lain yang bisa kaya gitu. Jadi, ngapain repot-repot nyari pacar. Terus..terus..kalau menurutku sih, pacaran juga dapat membawa dapat negatif. Tahu nggak sih, berdasarkan pengalamanku selama sama dia dulu, kerugian yang Aku dapatkan itu, pertama dosa (nggak dosa gimana, setiap hari selalu dia aja yang dibayangin, kalau ketemu seneng banget lihat wajahnya, dan lain sebagainya). Lalu, nilai sekolah juga bisa turun, sulit konsentrasi. Belum lagi nanti kalau ada kresnya, harus ngorbannin waktu buat nangis-nangis dan males makan. Akhirnya, badan kurus kaya nggak keurus. Aduh... masih banyak lagi deh yang lain. 

Memang sih, zaman sekarang tuh hampir setiap anak yang masih sekolah SD-SMA itu udah pada berani pacar-pacaran. Padahal mereka masih belia sekali dan rawan untuk mengenal hal-hal seperti itu. Yah...semuanya kembali ke pribadi masing-masing. Mana yang baik, silahkan dilakonin dan mana yang kurang baik bahkan merugikan, pelan-pelan dikurangin yah. Toh, meskipun nggak pacaran, suatu hari nanti jodoh itu akan datang kok. Jadi, stay calm saja sob. Jangan lupa juga, orang tua juga harus selalu pantau putra putrinya agar tidak terjerumus ke pergaulan yang hanya akan merusak moral. Oke. Semoga kita semakin menjadi orang yang bermanfaat, positif, dan kreatif. Salam pagi . 

Tulungagung, 05 November 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar