Am I wrong?
Am I wrong?
Am I wrong?
Ibarat kata gelas kaca. Jika gelas itu terjatuh, maka seindah apapun dan semahal berapapun, gelas itu akan pecah dan hancur berkeping-keping. Menimbulkan suara yang ricuh, melesat ke segala penjuru, berserakan, dan berantakan. Tidak ada lagi gelas kaca indah dan elegan. bahkan rupiah-rupiah yang digunakan utnuk membelinya, seperti sirna dalam sekejap.
Menurut kalian, bisakah gelas kaca itu disatukan kembali? Tahukah kalian bahwa si empunya sangat menyayangi gelas kaca itu. Dia rela merogoh kocek yang tidak sedikit demi mendapatkan dan memiliki gelas kaca indah itu seutuhnya, Dia juga rela pergi ke sebuah tempat terpencil demi membeli gelas kaca tersebut. bahkan dia berani bertaruh nyawa hanya untuk sebuah gelas kaca yang mungkin bagi orang lain itu sangat irrasional. Namun, dia si empunya tetap tidak peduli apa kata orang. Itulah kebahagiaannya, Itulah sejatinya dari hidup.
Namun, ketika gelas kaca yang diagungkan itu terjatuh dan pecah . Bisa dibayangkan, betapa terlukanya hati si empu gelas kaca tersebut. melihat pengorbanan dan perjuangannya yang begitu luar biasa, sekarang dia menyaksikan bahwa gelas tersebut sudah menjadi kepingan-kepingan kaca yang tak ada artinya lagi. meskipun si empunya berusaha memunguti kepingan-kepingan kaca dan berusaha menyatukannya kembali, akan tetap sulit dan menjadi berbeda hasilnya dengan sebelum gelas kaca itu terjatuh. Akan tetapi, si empunya tak boleh bersedih terlalu lama. Gelas kaca yang semula indah dan tidak pernah terfikirkan akan jatuh dan hancur berantakan seperti itu, akhirnya jatuh juga, Itulah takdir Allah. Itulah bukti kuasa-Nya. manusia tak akan pernah tahu takdir hidupnya, seperti halnya gelas kaca tersebut, namun setidaknya, hargailah usaha si empunya gelas kaca yang berusaha memperbaiki gelas tersebut dengan cara menembelnya, memberi aksen-aksen cantik, bahkan menambahnya dengan bahan yang bisa memperbaiki kerusakan fatal tersebut. meski tak sama, setidaknya itu tetap menjadi gelas kaca indah yang tak tergantikan.
Fyna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar