BELIEF-FAITH-PRAY
Sekilas ingin sekali aku menuliskan apa yang sedang aku fikirkan pagi ini. Aku teringat akan apa yang aku impi-impikan sejak 3 tahun silam ketika aku masih menjadi mahasiswa S1 di salah satu Universitas di Tulungagung (masih di kampung sendiri). Terbesit lagi asa itu di kala aku mencoba membuka file-file yang ada di laptop. Tak terasa mimpi yang dulu sempat aku rajut, aku taruh di list paling atas dan senantiasa aku bangga-banggakan meski itu hanya sebatas mimpi, akhirnya bisa terwujud. Maha Besar Allah dengan segala kuasa-Nya. Aku yakin semua ini tak akan berarti tanpa "kun fayakun"-Nya. Jadi memang tak ada yang perlu disombongkan. Hanya saja di sini aku sekedar ingin berbagi kebahagiaan itu.
Disadari atau tidak, sesungguhnya apa yang bisa aku dapatkan dan aku jalani sampai sejauh ini tidak terlepas dari apa yang dulu sempat aku mimpikan. Aku bermimpi untuk mendapat beasiswa S2 di manapun tempatnya. hanya dengan bermodal yakin di awal saja, dan kemudian aku berusaha untuk mewujudkan dengan berbagai cara yang bisa aku tempuh sesuai dengan kemampuanku. Hingga suatu ketika, mimpi itu benar terwujud. Di saat acara wisuda kampus, Aku masuk kedalam nominasi wisudawan terbaik. Hingga suatu saat, aku yakin ini semua pasti sudah menjadi garis dan takdir dari-Nya, aku yang tak berharap banyak di awal karena aku bukan lah wisudawan terbaik pertama, mulai menyibukkan diri dengan kegiatan lain usai wisuda, ternyata mendengar informasi dari sahabatku yakni wisudawan terbaik pertama tidak bersedia mengambil beasiswa S2. Begitu juga wisudawan terbaik kedua. Sehingga hal ini memberi peluang aku untuk mendapat beasiswa S2 itu. Karena motivasi dari sahabat, bahkan keluarga, akhirnya aku putuskan untuk mencoba mengambil kesempatan ini. akhirnya mimpi yang aku tanam sejak beberapa tahun silam, diijabah oleh-Nya.
Hingga sekarang ini di pagi hari aku menulis blog ini, aku masih menjadi mahasiswa pascasarjana semester 2. Sungguh rasa bangga, bahagia, dan bersyukur senantiasa membanjiri hati ini. Bagaimana tidak, keyakinan, kesungguhan, dan doa yang tak pernah berhenti mengalir ini ternyata dijawab oleh-Nya. Sekarang aku semakin yakin dan percaya bahwa kuasa-Nya memang tiada dua-Nya. Kepada siapapun jika ingin menjadikan mimpi kalian menjadi nyata, kuncinya hanya 3 yaitu BELIEF, FAITH, PRAY. Then let God give the best way for us.
Gandong, Tulungagung
Firdha Yunita
Ahayy, ikutan seneng juga, selamat Mbk. Firdha ^_^, semoga kuliah pasca-ny bisa lancar
BalasHapus