Kamis, 02 April 2015

Asa dalam Kilau Cahaya

Mulailah Aku melangkah menuju ruang rapat yang merangkap sebagai ruang belajar untuk program studi musim panas. Kali ini Aku memulai kegiatan belajar pada pukul 10.30 waktu setempat. Sebelumnya, kegiatan belajar sudah dimulai sejak pukul 08.00. Namun, disesi awal itu diisi oleh temanku yang mengajar mata pelajaran bahasa Indonesia hingga pukul 10.00. Para pelajar pun diberi jeda 30 menit untuk istirahat mereka sebelum memulai sesi kedua. 

Ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung, khususnya disesiku yakni sesi belajar bahasa inggris, Aku berusaha membangun image belajar bahasa inggris yang fun and active. Dengan grammar translation method yang Aku padukan dengan direct method yang akhirnya menjadi KONYOL METHOD (Hehehe) aku mencoba memulai kegiatan belajar hari ini. Diawali dengan basmallah, bacaan Al-Fatihah, dan diperkuat dengan At-Taha (25-28) Aku mulai melangkah. Jujur, untuk pertemuan diawal kali ini, Aku masih belum tahu harus mengajar materi yang mana terlebih dahulu. Mengingat hasil placement test yang baru selesai Aku koreksi semalam, Aku masih memikirkan bagaimana hendak memulia. Lalu dengan memanfaatkan waktu yang ada, Aku pun mulai mencoba memikirkan dan alhamdulillah Aku menemukan jalan emas. hehehe. Cahaya ide itu pun muncul tatkala Aku mencoba berkonsultasi dengan Sang Masterpiecenya Internet, yaitu Mbah Google. Dengan setia mbah google memberi wejangan kepadaku untuk memanfaatkan 1 jam pertama sebagai Speaking Class dan kelas yang kedua sebagai Comprehension Class. Alhamdulillah 2 jam pun terlewati dengan cukup memuaskan. 

Di saat sesi menulis materi yang sudah Aku tuliskan di white board, tak sengaja Aku mengamati geliat-geliat mereka. Aku melihat terbesit kilau cahaya dalam asa para pelajar. Tiba-tiba muncul dalam fikiranku bahwa mereka lah sorot cahaya yang akan mendongkrak dunia, api yang berkobar di tengah panasnya bumi, dan juga mereka adalah agent the change of world. Iyaa .... Aku menaruhkan harapan pada tiap-tiap dari pelajar ini. Mereka yang rela menangguhkan waktu bermainnya, di saat yang lain masih belum berniat untuk menimba ilmu, mereka yang rela menempuh jalan berkilo-kilo meter demi mengubah cakrawala. Sungguh ,,, ini merupakan awal dari perjuangan mereka untuk menggapai mimpi besar mereka. 

Dari pertemuan hari ini, Aku cukup bersyukur. Meskipun melihat hasil kemarin yang belum bisa memuaskan, namun setidaknya kalau kita berusaha, insyallah Allah pun tidak akan tinggal diam. God never ever sleep along. Don't worry to fail when we do sth. One day, God will show the miracle in the best time. Amiin. 
Harapanku semoga Minggu depan, Aku bisa memberikan yang lebih baik lagi dari hari ini.. Insyallah. 
Salam Terkonyol dariku .... 

Thailand, 02 April 2015
FYNA. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar