May, 30th 2014
Bismillah….
Banyak
hal baru yang Saya dapatkan hari ini. Rasa senang dan puas sempat singgah dalam
hati ini. Alhamdulillah. Hal yang sama sekali tidak pernah Saya bayangkan, Saya
bisa rasakan sekarang. Kebersamaan, canda tawa, kesederhanaan, dan rasa – rasa yang
lain, semuanya bisa Saya rasakan. Semua berawal dari kesempatan memperpanjang
visa yang dilakukan di Pattani – Thailand. Untuk agenda semacam ini, secara otomatis kita
bisa saling bertatap muka dan melepas rindu kepada teman- teman seperjuangan.
Meskipun sekejap, namun minimal itu usdah mampu mengobati rasa rindu kami.
Melihat mereka, senyum, canda, dan tawa mereka, bisa mengobati rasa rindu kami
terhadap tanah air. Kita adalah pasukan perjuangan perdana dari kampus tercinta
IAIN TULUNGAGUNG. Pasukan depan yang harus memberikan outcome semaksimal
mungkin. Hehehe…jadi agak lebay. Tapi tidak apalah. Sebagai motivasi untuk
memberikan yang terbaik. Amin. Well, cerita bermula dari sekarang. Bermula
cerita yang kocak sebab kepolosan kita di negara orang. Hehe. Pasti semua orang
Indonesia, khususnya warga IAIN sudah tidak asing lagi dengan istilah SOSIS
bukan? Sosis yang biasa kita beli di Tulungagung seharga 500 – 1.000 rupiah, di
sini atu buah sosis dibandrol seharga 15 bath atau 5.550 rupiah. Sungguh harga
yang sangat fantastis untuk satu buah sosis yang masih mentah. Karena kita
sangat lapar, dua rekan dari IAIN segera memilih dan menggoreng sosis itu.
Setelah semua sudah jadi dan tinggal bayar, si pedagang menghitung total
pembelian mereka. Si pedagang menyebut, 85 bath. Kita semua melongo dan
terkejut. Sungguh bombastis. Tanpa banyak cakap, mereka membayar dan tertawa
terbahak – bahak. Akibat tak bertanya, akhirnya uang ludes untuk membeli sosis.
Hehhe. Sungguh tragedi yang mampu mengocok perut kami sore itu.
Masih
banyak kejadian – kejadian lain yang sangat berkesan hari ini. Kita bisa menikmati
makanan di tepi pantai Rusmilee Pattani, makan sate di kedai sate Pattani,
berfoto di pelabuhan Pattani, dan masih banyak lagi. Ternyata Allah menciptakan
keindahan di dunia itu untuk dijadikan sebagai media penambah pengetahuan dan
pengalaman kita. Jadi, selagi ada kesempatan, manfaatkanlah segala kesempatan
itu. Semoga semua yang kami lakukan di sini membawa berkah. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar