June, 19th 2014
Bismillah.
Alhamdulillah.
Hari ini sudah genap 1 bulan Saya bertahan hidup dan mendapatkan ilmu serta
pengalaman yang luar biasa di tanah Melayu Pattani. Subhanallah…belum pernah
Saya mampu bertahan di dunia baru hingga 1 bulan seperti ini. biasanya, 1
minggu hingga 2 minggu sudah sangat lama. Namun, ini akan menjadi waktu yang
lebih lama dan lebih menantang. Kali ini 4 bulan. Ya…benar, 4 bulan saya harus
mampu membuat perubahan untuk pondok tempatku mengabdi, untuk masyarakat
wilayah Pattani serta untuk generasi – generasi masa depan yang luar biasa.
Saya harus tetap berjuang dan menjalankan misi Saya sebagai bentuk implementasi
dari visi saya. Luruskan niat adalah kunci untuk mampu bertahan hidup dalam
periode yang tidak sedikit. Semuanya akan berusaha Aku lakukan dan pastinya
yang terbaik tidak hanya untuk diriku sendiri , akan tetapi juga untuk orang
lain.
Aku
tidak akan mampu bisa bertahan di negara Thailand ini tanpa orang – oarng yang
menyayangiku. Mereka, keluarga, sahabat, kawan, dan mungkin jodoh yang masih
menjadi rahasia-Nya adalah penyemangatku untuk menjadi kuat. Meski jarak kita
sangat jauh dan waktu berjaga pn terkadang tidak bertepatan, akn tetapi Saya
yakin doa mereka sampai ke Aku dan menghangatkan hatiku yang terkadang gusar.
Semua sudah diatur oleh Gusti Allah.
Tanpa kuasa-Nya, tidak mungkin Aku bisa menjalani rutinitasku yang padat
merayap penuh dengan suka cita. Mereka laksana lentera yang tidak pernah segan menerangi
kekosongan hati saya. Laksana embun pagi yang senantiasa memberi kesejukan
jiwa. Jadi, menurutku keluarga, sahabat, kawan, dan semua yang mensupport Aku, mereka adalah segalanya.
Terimakasih ya Allah.
Pukul 11.37 waktu Thailand.
Tidak
menyangka setelah kurang lebih 2 hari tidak mendengar suara dan perhatian dari
Kak.Sah (Pengasuhku yang ada di Adderasat) karena beliau sedang belajar di
Bangkok,Thailand, akhirnya hari ini sekitar pukul 11.22 ada panggilan masuk ke
nomorku. Benar..alhamdulilah Kak.Sah menghubungiku. Meski sekedar 10 menitan,
namun niat untuk menanyakan kabarku saja sudah Alhamdulillah. Setidaknya,
Kak.Sah bisa menggantikan posisi Ibuku selama di Thailand. Sungguh..Kak.Sah nyaris seperti Ibuku. Kesabarannya,
kebaikannya, kelembutannya, seperti Ibuku sendiri. Semuanya yang aku dapatkan di
sini, harus Aku syukuri. Apapun yang terjadi, orang – orang di tanah Pattani
ini sudah sangat berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik untukku dan
memenuhi segala kebutuhanku. Alhamdulillah.
11.57 Thailand
Firdha Yunita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar