July, 12th 2014
Bismillah.
Pukul
10.30
Waktu dimana Saya menunggu kedua santri di tempat Saya
mengabdi untuk belajar. Duduk sendiri di asrama dan menanti kedatangan mereka
untuk memuntahkan ilmu ini semaksimal mungkin kepada mereka. Dengan penuh sabar
Saya menanti kedatangan mereka karena sebelumnya Saya mengajak mereka untuk
belajar pukul 10.30.
Pukul
10.33
3 menit terlewati sudah dengan percuma. Penantian Saya
belum terwujud. Ternyata 3 menit pertama itu, kedua santri tersebut masih belum
terketuk hatinya untuk belajar sesuai kesepakatan yang telah kita buat di hari
sebelumnya. Namun, Saya pun masih tetap menanti. Hingga pada akhirnya….
Pukul
10.36
Setelah 30 menit lebih saya menanti dan mempersiapkan
materi yang akan Saya sampaikan kepada mereka, ternyata di menit yang ke-36 pun
mereka tak kunjung datang. Allah. Hati Saya berdebar dan keronto – ronto. Ketika Saya melihat dari jendela asrama Saya,
astagfirullah… Saya melihat mereka memilih bercakap – cakap dengan kawan sebaya
mereka dan juga dengan Mama (istri Baboo). Mama pun tidak segera menegur mereka
untuk bergegas belajar, padahal Mama tadi juga sudah tahu. Allah. Mengapa
kesadaran mereka masih belum ada? Mengapa hati mereka tidak terketuk untuk
belajar dan menimba ilmu sebanyak mungkin? .karena sudah jenuh dan prediksi
Saya mereka tidak akan datang untuk belajar bersama Saya, akhirnya Saya memilih
untuk melaksanakan ibadah sholat Dhuha untuk menghibur hati ini. ingin rasanya
berbagi cerita dengan Sang Memberi Hidup karena hanya Dia lah yang menjadi
sandaran Saya. Yang tak nampak, namun selalu menunjukkan segala bentuk kasih
sayangNya terhadap umat-Nya dengan berbagai cara yang tidak pernah kita duga
sebelumnya.
Pukul
10.56
Ketika selesai sholat Dhuha dan belum sempat untuk
memanjatkan doa, terdengar salam dari luar. Alhamdulillah…kata Saya dalam hati.
Mereka pun datang, meski terlambat hampir 1 jam. Belum sempat Saya merapikan
kain mukena Saya, mereka pun masuk dan siap untuk mengais ilmu dari Saya. Di
saat itu, ada 2 rasa yang menyelinap dalam hati ini, yaitu antara suka dan
duka. Suka karena akhirnya mereka bersedia belajar bersama Saya dan duka itu
mengapa mereka tidak menghargai waktu yang sudah Saya berikan. Hari ini taka
pa, namun untuk pertemua ke depannya, Saya akan berusaha untuk memperingatkan
mereka untuk belajar dengan waktu yang sudah ditentukan. Jika lewat, itu resiko
mereka. Semoga itu bermanfaat. Amin.
Alhamdulillah..hari ini Saya pun bisa memberikan
materi sesuai kemampuan Saya. Mereka pun terlihat kesulitan untuk memahaminya.
Tak apalah…semua ini butuh proses. Insyallah…ke depannya mereka bisa
memahaminya sedikit demi sedikit. Bismillah…. Yang pasti Saya tidak akan
menyerah hingga di sini. Ini adalah awal bagi Saya untuk menggembleng mereka.
Tujuan Saya tidak muluk – muluk. Cukup mereka mengenali berbagai tulisan, cara
baca, dan kosa kata dalam bahasa inggris. Itu saja untuk tahap awal ini.
insyallah …. Jika istiqomah hasilnya pun bisa dilihat. Saya pun yakin, jika
kita ada niat baik, Allah pun tak akan segan – segan menolong Saya untuk
mewujudkan niat itu. Bismillah saja.
16.22 Addirasat Islamiah School
Firdha Yunita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar