Minggu, 20 Juli 2014

Jumat di tengah hari bulan Juli

July, 12th 2014
Bismillah.
            Pukul 10.30
Waktu dimana Saya menunggu kedua santri di tempat Saya mengabdi untuk belajar. Duduk sendiri di asrama dan menanti kedatangan mereka untuk memuntahkan ilmu ini semaksimal mungkin kepada mereka. Dengan penuh sabar Saya menanti kedatangan mereka karena sebelumnya Saya mengajak mereka untuk belajar pukul 10.30.
            Pukul 10.33
3 menit terlewati sudah dengan percuma. Penantian Saya belum terwujud. Ternyata 3 menit pertama itu, kedua santri tersebut masih belum terketuk hatinya untuk belajar sesuai kesepakatan yang telah kita buat di hari sebelumnya. Namun, Saya pun masih tetap menanti. Hingga pada akhirnya….
            Pukul 10.36
Setelah 30 menit lebih saya menanti dan mempersiapkan materi yang akan Saya sampaikan kepada mereka, ternyata di menit yang ke-36 pun mereka tak kunjung datang. Allah. Hati Saya berdebar dan keronto – ronto. Ketika Saya melihat dari jendela asrama Saya, astagfirullah… Saya melihat mereka memilih bercakap – cakap dengan kawan sebaya mereka dan juga dengan Mama (istri Baboo). Mama pun tidak segera menegur mereka untuk bergegas belajar, padahal Mama tadi juga sudah tahu. Allah. Mengapa kesadaran mereka masih belum ada? Mengapa hati mereka tidak terketuk untuk belajar dan menimba ilmu sebanyak mungkin? .karena sudah jenuh dan prediksi Saya mereka tidak akan datang untuk belajar bersama Saya, akhirnya Saya memilih untuk melaksanakan ibadah sholat Dhuha untuk menghibur hati ini. ingin rasanya berbagi cerita dengan Sang Memberi Hidup karena hanya Dia lah yang menjadi sandaran Saya. Yang tak nampak, namun selalu menunjukkan segala bentuk kasih sayangNya terhadap umat-Nya dengan berbagai cara yang tidak pernah kita duga sebelumnya.
            Pukul 10.56
Ketika selesai sholat Dhuha dan belum sempat untuk memanjatkan doa, terdengar salam dari luar. Alhamdulillah…kata Saya dalam hati. Mereka pun datang, meski terlambat hampir 1 jam. Belum sempat Saya merapikan kain mukena Saya, mereka pun masuk dan siap untuk mengais ilmu dari Saya. Di saat itu, ada 2 rasa yang menyelinap dalam hati ini, yaitu antara suka dan duka. Suka karena akhirnya mereka bersedia belajar bersama Saya dan duka itu mengapa mereka tidak menghargai waktu yang sudah Saya berikan. Hari ini taka pa, namun untuk pertemua ke depannya, Saya akan berusaha untuk memperingatkan mereka untuk belajar dengan waktu yang sudah ditentukan. Jika lewat, itu resiko mereka. Semoga itu bermanfaat. Amin.
Alhamdulillah..hari ini Saya pun bisa memberikan materi sesuai kemampuan Saya. Mereka pun terlihat kesulitan untuk memahaminya. Tak apalah…semua ini butuh proses. Insyallah…ke depannya mereka bisa memahaminya sedikit demi sedikit. Bismillah…. Yang pasti Saya tidak akan menyerah hingga di sini. Ini adalah awal bagi Saya untuk menggembleng mereka. Tujuan Saya tidak muluk – muluk. Cukup mereka mengenali berbagai tulisan, cara baca, dan kosa kata dalam bahasa inggris. Itu saja untuk tahap awal ini. insyallah …. Jika istiqomah hasilnya pun bisa dilihat. Saya pun yakin, jika kita ada niat baik, Allah pun tak akan segan – segan menolong Saya untuk mewujudkan niat itu. Bismillah saja.
16.22 Addirasat Islamiah School
Firdha Yunita


Tidak ada komentar:

Posting Komentar