June, 21st 2014
Bismillah...
Tanggal
ini adalah untuk pertama kalinya Saya menginjakkan kaki di salah satu tempat
wisata yang ada di Thailand. Pantai. Benar… pantai. Impian yang sudah Saya
dambakan bertahun – tahun lamanya, akhirnya bisa menikmati indahnya pantai luar
negeri. Unutk pertama kalinya, Aku pergi mengunjungi pantai yang terletak di
provinsi Poming. Nama pantai itu yaitu Pa Na Rea Beach (baca: pantai panarik)
yang terletak di kawasan Selatan Thailand juga. Alhamdulilah..senang sekali
hati ini bisa melihat salah satu keajaiban dunia yang Allah buat di bumi
Thailand ini. Meski tidak pergi dengan keluarga dari Adderasat Islamiah School
melainkan dengan keluarga dari Ma’had Poming (Riza, Kak.Rosidah dan
keluarganya), tapi kita alhamdulillah bisa menikmati liburan pada Sabtu pagi hari
ini.
Okay…pantai
Pa Na Rea adalah salah satu pantai di Selatan Thailand yang berlokasi di
wilayah Poming. Memang jarak dari Adderasat tempatku mengabdi dengan lokasi
pantai terbilang lumayan jauh. Tidak heran kalau keluarga Kak.Sah belum
mengajakku untuk berlibur di pantai itu. Hehe.. harapan yang tak kunjung datang
alias di PHPin. Hehe. Tapi tak apalah, kita harus sama – sama mengerti bahwa
Kak.Sah dan keluarganya sibuk mengurus urusan mereka yang padat merayap itu.
Diajak pergi ke tempat makan, jalan – jalan ke pasar, itu sudah beruntung.
Jadi, sekecil apapun yang mereka coba beri ke kita, berusahalah untuk selalu
mensyukurinya. Amin.
Sekarang
saatnya Saya mendiskripsikan apa yang Saya ketahui tentang Pantai Pa Na Rea.
Setelah Saya membanding – bandingkan salah satu keindahan alam yaitu pantai
baik di Thailand dengan di Indonesia, kesimpulan Saya adalah pantainya berbeda.
Di sini yang Saya maksud berbeda, bukan berbeda dari warna air, bentuknya, dan
sebagainya. Bukan itu melainkan lokasinya. Pantai Pa Na Rea terbilang jauh dari
pesisir dan jalan raya. Jaraknya kurang lebih 700 meter dari jalan raya dan
nampak gersang. Ada banyak pohon pinus di pesisir bagian tepi dan di tepi kanan
Saya ada tumpukan batu – batu besar yang ikut menambah keindahan panorama alam
itu. Meski nampak gersang dari kejauhan, namun ketika sudah mendekat dengan air
lautnya, suasana gersang pun serasa sirna. Air laut sangat jernih dan ombak pun
tidak terlalu besar. Perbedaannya lagi, pantai Pa Na Rea ramai dikunjungi
banyak orang jika sudah masuk petang (sore hari). Karena kami datang siang
hari, jadi pantai namapka sepi pengunjung. Yang ramai hanya kedai – kedai di
tepi jalan raya yang menghadap ke Pantai. Memang menikmati menu makanan sambil
melihat indahnya pantai adalah momen yang tidak akan terlupakan. Serasa di
hawai saja, padahal belum pernah pergi ke Hawai. Hehhe. Tidak lupa pula, untuk
mengingat momen ini, Saya pun membuat dokumentasi yang berupa photo dan video.
Video amatiran yang Saya buat seperti seolah – olah liputan di tv – tv. Malu
juga sih karenabelum pandai dalam merangkai kata – kata layaknay reporter
handal, namun tak apa. Yang penting usahanya dahulu. Toh ini hanya untuk senang
– senang saja, bukan untuk formalitas. Jadi terserah Saya membuat model video
seperti apa. Lagi pula tujuan Saya ingin improving
English di depan camera. Hehehe.
Tak
lama kemudian, karena kami belum sholat dhuhur, jadi sekitar pukul 14.00 kami
meninggalkan lokasi wisata itu. Alhamdulilah…. Saya sudah lebih fresh lagi. Harus bersyukur dengan
kesempatan ini. Terimakasih Ya Allah atas kesempatan ini yang Engkau titipkan
kepada Kak.Rosidah. Terimakasih…
@Pattani Thailand
Firdha Yunita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar