Minggu, 20 Juli 2014

The beautiful of Pa Na Rea Beach @Pattani

June, 21st 2014
Bismillah...
            Tanggal ini adalah untuk pertama kalinya Saya menginjakkan kaki di salah satu tempat wisata yang ada di Thailand. Pantai. Benar… pantai. Impian yang sudah Saya dambakan bertahun – tahun lamanya, akhirnya bisa menikmati indahnya pantai luar negeri. Unutk pertama kalinya, Aku pergi mengunjungi pantai yang terletak di provinsi Poming. Nama pantai itu yaitu Pa Na Rea Beach (baca: pantai panarik) yang terletak di kawasan Selatan Thailand juga. Alhamdulilah..senang sekali hati ini bisa melihat salah satu keajaiban dunia yang Allah buat di bumi Thailand ini. Meski tidak pergi dengan keluarga dari Adderasat Islamiah School melainkan dengan keluarga dari Ma’had Poming (Riza, Kak.Rosidah dan keluarganya), tapi kita alhamdulillah bisa menikmati liburan pada Sabtu pagi hari ini.
            Okay…pantai Pa Na Rea adalah salah satu pantai di Selatan Thailand yang berlokasi di wilayah Poming. Memang jarak dari Adderasat tempatku mengabdi dengan lokasi pantai terbilang lumayan jauh. Tidak heran kalau keluarga Kak.Sah belum mengajakku untuk berlibur di pantai itu. Hehe.. harapan yang tak kunjung datang alias di PHPin. Hehe. Tapi tak apalah, kita harus sama – sama mengerti bahwa Kak.Sah dan keluarganya sibuk mengurus urusan mereka yang padat merayap itu. Diajak pergi ke tempat makan, jalan – jalan ke pasar, itu sudah beruntung. Jadi, sekecil apapun yang mereka coba beri ke kita, berusahalah untuk selalu mensyukurinya. Amin.
            Sekarang saatnya Saya mendiskripsikan apa yang Saya ketahui tentang Pantai Pa Na Rea. Setelah Saya membanding – bandingkan salah satu keindahan alam yaitu pantai baik di Thailand dengan di Indonesia, kesimpulan Saya adalah pantainya berbeda. Di sini yang Saya maksud berbeda, bukan berbeda dari warna air, bentuknya, dan sebagainya. Bukan itu melainkan lokasinya. Pantai Pa Na Rea terbilang jauh dari pesisir dan jalan raya. Jaraknya kurang lebih 700 meter dari jalan raya dan nampak gersang. Ada banyak pohon pinus di pesisir bagian tepi dan di tepi kanan Saya ada tumpukan batu – batu besar yang ikut menambah keindahan panorama alam itu. Meski nampak gersang dari kejauhan, namun ketika sudah mendekat dengan air lautnya, suasana gersang pun serasa sirna. Air laut sangat jernih dan ombak pun tidak terlalu besar. Perbedaannya lagi, pantai Pa Na Rea ramai dikunjungi banyak orang jika sudah masuk petang (sore hari). Karena kami datang siang hari, jadi pantai namapka sepi pengunjung. Yang ramai hanya kedai – kedai di tepi jalan raya yang menghadap ke Pantai. Memang menikmati menu makanan sambil melihat indahnya pantai adalah momen yang tidak akan terlupakan. Serasa di hawai saja, padahal belum pernah pergi ke Hawai. Hehhe. Tidak lupa pula, untuk mengingat momen ini, Saya pun membuat dokumentasi yang berupa photo dan video. Video amatiran yang Saya buat seperti seolah – olah liputan di tv – tv. Malu juga sih karenabelum pandai dalam merangkai kata – kata layaknay reporter handal, namun tak apa. Yang penting usahanya dahulu. Toh ini hanya untuk senang – senang saja, bukan untuk formalitas. Jadi terserah Saya membuat model video seperti apa. Lagi pula tujuan Saya ingin improving English di depan camera. Hehehe.
            Tak lama kemudian, karena kami belum sholat dhuhur, jadi sekitar pukul 14.00 kami meninggalkan lokasi wisata itu. Alhamdulilah…. Saya sudah lebih fresh lagi. Harus bersyukur dengan kesempatan ini. Terimakasih Ya Allah atas kesempatan ini yang Engkau titipkan kepada Kak.Rosidah. Terimakasih…
@Pattani Thailand
Firdha Yunita

            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar