Minggu, 20 Juli 2014

Hari kedua puasa ramadhan 1435 H. Alhamdulillah

June, 30th 2014
Bismillah. Pukul 06.04 waktu Thailand
            Hari ini sudah masuk hari kedua bagi Saya bisa bertemu dengan ramadhan yang penuh berkah. Alhamdulillah juga Saya masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menunaikan ibadah puasa sucu ramadhan ini. subhanallah…
            Pagi ini, Saya menulis di pagi hari yang sejuk. Ditemani suara kicau burung yang merdu, angin pagi yang mengelus kulitku dengan lembut, dan suasana cerah di pagi hari yang mampu membangkitkan gairahku. Ya..gairah untuk menulis. Menulis di pagi hari, ternyata jauh lebih segar dan banyak ide yang bermunculan. Namun, sayangnya sulit bagi Saya untuk menjadi istiqomah. Tekadang, Saya menyia – nyiakan waktu pagi Saya dengan bergelayut manja bersama selimu dan bantal tercintaku. Sehingga, banyak momen-momen pagi hari yang nyaris Saya lewatkan. Akan tetapi, berbeda dengan pagi ini. saya akan berusaha memanfaatkan momen pagi untuk menuliskan segala hal yang ingin Saya tulis.
            Sejuknya pagi ini, mengingatkan Saya akan sebuah ketenangan di rumah Indonesia. Tenang…sejuk…damai. Itulah yang Saya rasakan pagi ini. namun, tidak untuk hati dan fikiran Saya. Ada sebuah lubang kecil yang belum bisa Saya tutup. Lubang itu yakni rasa rindu Saya terhadap suara keluarga – keluarga yang ada di Indonesia. Sudah hampir 2 minggu ini, Saya tidak mendengar suara mereka dan mereka pun belum menghubungi Saya. Sekali pun 2 hari ynag lalu hari ulang tahun Saya, namun naas tidak ada panggilan masuk dari keluarga yang Saya rindukan. Saya satu sahabat Saya saja yang menyempatkan diri untuk menelpon Saya. Oleh karena itu, saat ini rasa rindu Saya sudah berada di puncak teratas. Ingin sekali Saya menelpon, namun di sisi lain Saya ingin berusaha bertahan dengan keadaan sekarang. Saya ingin merasakan, bagaimana rasanya orang yang sedang merindu. Rindu akan rumah, rindu akan kebersamaa, dan rindu akan segalanya yang dahulu sempat Saya lakukan di Indonesia. Masih ada beberapa hari lagi yang harus Saya jalani di sini, di bumi Pattani ini. Sehingga, Saya harus focus dan benar – benar focus. Meski Saya tidak ada bersama mereka, namun Saya yakin Allah selalu menemani dan menjaga mereka. Pagi ini, suasana di pagi ini..menjadi saksi bisu bahwa Saya sangat merindukan kalian. I miss you.
06.13 Addirasat Islamiah

Firdha Yunita 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar