June, 08th 2014
Bismillah…
Alhamdulillah…rasa
syukur harus Aku panjatkan kepada Sang Illahi Rabbi untuk yang kesekian
kalinya. Aku sungguh bisa merasakan betapa Allah sangat menyayangiku dan
melindungiku dimana pun Aku berada. Mengapa tidak? Di Pattani Thailand ini, Aku
dipertemukan dengan orang – orang baru yang mayoritas semuanya welcome kepadaku. Mereka berusaha untuk
mengajakku berkomunikasi meski Aku masih belum pandai kecek macam mereka. Namun, itu bukan kendala melainkan Aku bisa
belajar sedikit demi sedikit bahasa yang mereka pakai sehari – hari. Begitu
juga dengan mereka yang sedikit demi sedikit Aku ajak untuk berbicara dalam
bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Tapi ya sebisa mereka. Aku pun juga
begitu, sebisaku dan semampuku.
Hari
ini cerita bermula ketika Kak.Nab dan Kak.Mah mengajakku untuk pergi di wedding party salah satu putra Ustad
yang mengajar di Adderasat dimana sekolah yang Aku tempati saat ini. awalnya,
tidak ada planning untuk mengajakku
pergi ke acara itu. Namun karena setelah mengajar jam pertama, Aku tidak ada
jadwal lagi di waktu yang dekat, kemudian mereka mempunyai ide untuk mengajakku
pergi. Di tempat itu, sama seperti di tempat wedding party yang Kak.Sah
pernah ajak Aku tanggal 22 Mei 2014. Suasana pun sama, namun bedanya tempat ini
terbilang lebih mewah dari yang dulu. Sama lah, di Indonesia juga ada beragam
cara untuk merayakan hari pernikahan. Di tempat itu, awalnya Aku malu karena
hanya Aku seorang mungkin yang tidak suka nasi. Jadi untuk memberi pelayanan
yang terbaik, Kak.Mah dan Kak.Nab meminta para waitress untuk mengambilkan roti sebagai pengganti nasi.
Alhamdulillah..itu salah satu bukti ketulusan hati mereka dalam mengajakku
bersosialisasi dengan masyarakat Pattani. Terimakasih ya Allah. Tidak hanya
berhenti sampai di situ, namun selang beberapa waktu usai makan dan segera
meninggalkan lokasi acara, Kak.Nab memberikan souvenir miliknya buatku. Alhamdulillah. Kak.Nab sangat baik sekali
ya Allah. Terimakasih. Ditambah lagi, sebelum kami pulang ke Adderasat, Kak.Nab
mengajakku untuk pergi melihat – lihat orang jualan di dekat lokasi pernikahan.
Di sini, Kak.Nab tiba – tiba menawariku untuk memilih makanan apa yang Aku
suka. Awalnya Aku takut kalau nanti aku pilih ternyata harganya mahal, tapi
dengan cepat Kak.Nab berkata “Tenang Firdha, Kak.Nab dan Kak.Mah yang akan
bayar. Jadi Firdha ambil saja apa yang Firdha mau makan. Boleh”.
Subhanallah…bukan karena Aku mendapat gratis, namun Aku melihat ketulusan hati
mereka berdua yang sangat luar biasa. Tak tahu kenapa mereka berbuat sangat baik
kepadaku padahal kita masih kenal belum lama ini. tapi, ketulusan mereka sangat
terpancar jelas dari semuua niat dan tutur kata mereka. Hanya Allah yang bisa
membalasnya. Terimakasih banyak Kak.Nab dan Kak.Mah.
Pukul 17.00 waktu Pattani - Thailand.
Rezeki
dari Allah datang lagi kepadaku hari ini. Tidak hanya Kak.Nab dan Kak.Mah yang
Allah titipkan rezekinya untukku, namun ada juga salah seorang budak yang tinggal di asrama Adderasat
tiba – tiba memberiku 1 bungkus pop corn yang renyah, manis, dan kreyes – kreyes mak nyuuusss. Hehehe. Sungguh..betapa bahagianya Aku hari ini. aku
bisa makan malam dengan makanan yang diberikan oleh hamba Allah yang dermawan –
dermawan ini. Tak bisa berucap lagi selain Alhamdulillah dan terimakasih.
Banyak sekali rezeki Allah yang diberikan kepadaku dan Aku tidak bisa
menghitungnya satu per satu. Sungguh… hari ini Aku merasa bahwa Allah sangat
menjagaku dan membahagiakanku dengan cara yang luar biasa. Terimakasih ya Allah
atas nikmat yang Kau berikan ini.
08.12 p.m. Palas Thailand
Firdha Yunita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar