Jumat, 04 Juli 2014

On the way Malaysia

June, 17th 2014
Bismillah.
            Pukul 06.00 waktu Thailand.
Hari ini adalah hari dimana visaku berakhir masa aktifnya. Sehingga, hari ini kita ber15 yang masih belum memperpanjang visa dan itu akan kita lakukan di Malaysia. Kenapa harus ke Malay? Awalnya, Saya mengurus visa di Pattani. Namun, ternyata data kami terselip di daerah Narathiwat dan kita harus mengurus di Konsulat Narathiwat dekat Sungai Kolok. Akan tetapi, faktanya kita tidak jadi mengurus di wilayah Narathiwat karena hari ini masa berlaku Kami sudah habis. Jadi, untuk memperpanjangnya, kita harus keluar negara dulu. Malaysia lah negara terdekat yang boleh kami kunjungi. Sehingga hari ini Kami berbondong – bondong untuk pergi ke Malaysia pagi ini. Begitulah kronologi cerita Saya untuk tanggal 17 Juni hari ini.
Sungguh, tidak terasa sudah 29 hari Kami bertahan di bumi Thailand ini. suka duka pasti selalu mengiringi dan menghiasi hari Kami. Namun, semua itu tidak membuat Kami gentar. Jiwa Kami sudah tertata untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Selatan Thailand. Di tengah krisis militer yang kian hari kian tragis, isu – isu pembunuhan, penculikan, dan berbagai kasus yang lain, kita harus bisa bertahan dalam kurun waktu 4 bulan. Insyallah, jika niat kita lurus, Allah akan menolong kita. Amin.
Baik, kembali lagi di cerita hari ini. karena hari ini Saya ikut memperpanjang visa, secara otomatis hari ini Saya tidak mengajar di Adderasat. Sore kemarin adalah sore terakhir Saya bertemu dengan kanak – kanak di Adderasat dan tadi malam kami ber-enam menginap semalam di asrama Mbak.Uun (STAIN KEDIRI). Alhamdulillah…sangat letih dan mengantuk. Setiab di asrama tadi malam, sekitar pukul 19.15 waktu Thailand, semuanya yang putri (Mbk.Icha, Mbk.Riza, Mbak.Lianik, Mbak.Widya, Mbk.Uun, dan Saya sendiri) sibuk mempersiapkan menu masakan untuk semua kawan. Walhasil, dengan kerja sama kami ber-enam, kita berhasil membuat menu masakan, ikan gurameh goreng krenyes, ayam rebus masak kecap, tumis kangkung, nasi puluk (ketan putih), dan lain – lain. Senang sekali rasanya, meski dalam membuat menu itu, Saya membantu sebagai ahli potong memotong. Hehehe (Saya masih belum mahir dalam memasak). Kemudian, sekitar pukul 21.00 kita semua menyantap hasil masakan Kami dengan lahap. Aroma yang menggugah selera, mampu membius hidung Saya dan mengoyak – ngoyak perut Saya. Tidak tanggung – tanggung lagi, ekor ikan gurameh dan beberapa potong ayam sudah berhasil Saya sikat. Lalu, Saya tutup dengan minum air sejuk. Alhamdulillah..lapar dan dahagku bisa terobati pula.
Baiklah, sekarang Saya membuat catatan harian ini di atas sebuah mobil yang akan mengantar Kami ke Malaysia. Semoga Kami bisa selamat sampai tujuan dan bisa memperpanjang visa dengan lancar. Ditambah pula, ini adalah bonus untuk Kami bisa berkunjung di negara lain. Yakni Malaysia. Terimakasih Tuhan.
07.42 Narathiwat Thailand

Firdha Yunita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar