June, 19th 2014
Bismillah…
Tiga
malam ini, Saya bermalam di kampung Poming (masih dalam kawasan Pattani)
bersama rekan seperjuangan Saya dari Kampus yang sama pula. Namanya Riza. Hari
ini sudah masuk malam kedua selepas dari Malaysia. Rasanya rindu juga dengan
adik – adik yang bermalam di asrama Adderasat. Bersama mereka, Saya lebih
menemukan kebahagiaan tersendiri karena mereka semua sangat perhatian dengan
SAya. Namun, di Poming ini, kanak – kanak pun juga sama. Bedanya, mereka masih
baru pertama kali ini berjumpa dengan Saya sehingga mereka mungkin masih malu –
malu untuk bertanya hal – hal yang lain.
Selanjutnya Saya akan berbagi cerita mengenai
keadaan Ma’had yang ada di Poming. Memang Saya mengakui bahwa segala sesuatu
itu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri – sendiri. Seperti saat
ini, lokasi di Ma’had Poming tidak boleh dibandingkan dengan Ma’had Adderasat.
Pasti… Adderasat tempatku mengabdi kalah jauh dengan Poming. Pondok Poming bisa
dikategorikan sebagai ma’had elite yang ada di wilayah kawasan Pattani. Mulai
dari bangunan sekolah, masjid, asrama, lahan, santri, lingkungan, pergaulan,
hingga tata tertibnya. Nyaris semuanya berbeda dan di Poming sangat patuh
dengan aturan. Di Adderasat pun, santri – santri juga patuh terhadap peraturan,
namun santri diperbolehkan balik ke rumah, sehingga mereka merasa mereka tidak
harus takut sepenuhnya terhadap aturan – aturan yang dibuat di Adderasat. Bukan
maksud menjelek-jelekkan ma’had tempatku mengabdi, namun di sini adalah tugas
Saya untuk mengajak berubah menjadi lebih baik lagi. Amin.
Okay…senang
rasanya hati ini bisa berkunjung, bertutur sapa, berkenalan, serta melihat –
lihat salah satu Ma’had di Pattani. Semoga dengan refreshing penuh edukasi ini,
Saya bisa berusaha untuk memberikan yang terbaik khususnya untuk Adderasat.
Saya yakin, esok sebelum Saya pulang, Saya bisa membagikan ilmu Saya kepada
semua santri di sini. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar