Bismillah.
Hari ini adalah hari dimana Saya bisa dikatakan muak terhadap murid Saya. Sebenarnya untuk menjadi seorang guru itu tidak diperbolehkan untuk berfikiran negative bahkan membenci muridnya sendiri. Namun, sejujurnya Saya tidak membenci dan mencemooh mereka. Hanya saja Saya tidak terlalu suka melihat ketidakseriusan mereka dalam belajar. Senakal – nakalnya Saya, Saya masih mencoba untuk mengerjakan apa yang guru Saya katakan. Saya hanya kasihan terhadap mereka jika suatu hari nanti mereka akan kesulitan untuk memahami setiap pelajaran yang dahulunya mereka tidak sungguh – sungguh dalam belajar. Itu saja. Saya berada di sini selama kurang lebih 4 bulan ini semata – mata karena Saya ingin membantu mereka. Dari yang mereka tidak tahu, Saya ingin membantunya agar mereka tahu. Saya ingin membuka cakrawala mereka seluas mungkin. Saya ingin menunjukkan mereka bahwa dunia ini luas dan indah. Jangan hanya duduk berdiam di sangkar jika kita ingin tahu arti kehidupan. coba dan rasakan berbagai keadaan yang dahulunya tidak pernah kita rasakan sebelumnya. Sesungguhnya hal dan keadaan baru tidak menjadikan kita semakin kerdil dan lemah, melainkan dengan keadaan seperti itu kita dituntut untuk bisa bagaimana cara untuk bertahan hidup. Hanya ada diri sendiri dan Allah sebagai tempat mengadu kita. Seperti itu niat Saya hingga Saya tidak pernah berfikir kapan dan dimana Saya harus berlibur. Tidak pernah terfikirkan. Di otak ini hanya ada mereka…mereka…dan mereka. Ingin melihat mereka sukses, rajin, ddan sungguh – sungguh.
Apa yang Saya alami hari ini di kelas M – 2 / 1 membuat Saya semakin trenyuh akan keadaan mereka. Betapa inginnya hati ini untuk menggembleng mereka setiap harinya. Saya bersedia letih jika mereka benar – benar bersungguh – sungguh. Saya lebih mengorbankna tugas – tugas Saya demi mereka jika mereka juga bersedia berjuang sama – sama. Namun, kenyataan yang ada motivasi dan niat mereka masih sangat kurang, sehiingga mereka masih sulit untuk bersungguh – sungguh khususnya dalam belajar bahasa inggris.
Niat Saya malam ini untuk menemui Bedi pun Saya tanggalkan. Semua itu karena Saya berfikir tidak ada waktu untuk mereka mengikuti agenda yang Saya buat. Selepas belajar di sekolah, mereka harus pulang dan mempersiapkan segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk bermalam di Addirasat. Lepas buka puasa, mereka pun akan mengiukti sholat tarawih berjamaah dan tadarus Al-Qur’an. Malamnya mereka tidur untuk persiapan makan sahur. Lalu persiapan pergi sholat Subuh, baca Al-Qur’an dan pulang ke rumah semuanya. Seperti itulah. Sehingga, Saya rasa tidak ada waktu untuk mereka mengikuti agenda CCU class Saya. Namun, suatu hari nanti Saya akan tetap memperkenalkan semuanya yang berkiatan tentang Indonesia, IAIN TULUNGAGUNG, dan KOTA TULUNGAGUNG sebelum Saya balik ke Indonesia. Insyallah.. amin.
23.46 Addirasat Islamiah School
Firdha Yunita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar